IPv4 (sejarah,aturan,klasifikasi)

 Penyusun   :

Zaidan N.R


IPV4 atau singkatan dari Internet Protocol Version 4 merupakan sebuah protokol untuk penggunaan paket penggantian Link Layer Networks seperti ethernet. IPv4 menawarkan alamat yang banyaknya diperkirakan hingga 4,3 milyar karena IPv4 hanya memiliki 32 bit.


SEJARAH

IPv4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yangmenggunakan protokol IP versi 4. IP versi ini memiliki keterbatasan yakni hanya mampu mengalamatisebanyak 4 miliar host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IPv4 adalah 192.168.0.3

Pada IPv4 ada 3 jenis Kelas, tergantung dari besarnya bagian host, yaitu kelas A (bagian host sepanjang24 bit , IP address dapat diberikan pada 16,7 juta host) , kelas B (bagian host sepanjang 16 bit = 65534host) dan kelas C (bagian host sepanjang 8 bit = 254 host ). Administrator jaringan mengajukan permohonan jenis kelas berdasarkan skala jaringan yang dikelolanya. Konsep kelas ini memilikikeuntungan yaitu : pengelolaan rute informasi tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukuphanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil.Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masingmasing hostnya.

Pemberian alamat dalam internet mengikuti format IP address (RFC 1166). Alamat ini dinyatakan dengan32 bit (bilangan 1 dan 0) yang dibagi atas 4 kelompok (setiap kelompok terdiri dari 8 bit atau oktet) dantiap kelompok dipisahkan oleh sebuah tanda titik. Untuk memudahkan pembacaan, penulisan alamatdilakukan dengan angka desimal, misalnya 100.3.1.100 yang jika dinyatakan dalam binary menjadi01100100.00000011.00000001.01100100. Dari 32 bit ini berarti banyaknya jumlah maksimum alamatyang dapat dituliskan adalah 2 pangkat 32, atau 4.294.967.296 alamat. Format alamat ini terdiri dari 2 bagian, netid dan hostid. Netid sendiri menyatakan alamat jaringan sedangkan hostid menyatakan alamatlokal (host/router). Dari 32 bit ini, tidak boleh semuanya angka 0 atau 1 (0.0.0.0 digunakan untuk jaringanyang tidak dikenal dan 255.255.255.255 digunakan untuk broadcast).



KLASIFIKASI

Dalam penerapannya, alamatinternet ini diklasifikasikan ke dalam kelas (A-E). Alasan klasifikasi ini antara lain :

Memudahkan sistem pengelolaan dan pengaturan alamat-alamat.

Memanfaatkan jumlah alamat yang ada secara optimum (tidak ada alamat yang terlewat).

Memudahkan pengorganisasian jaringan di seluruh dunia dengan membedakan jaringan tersebuttermasuk kategori besar, menengah, atau kecil.

Membedakan antara alamat untuk jaringan dan alamat untuk host/router.


Class A address

Class A  Address dirancang untuk network yang sangat besar. Di Class A address, octet pertama adalah network ID, dan tiga octet sisanya adalah host ID. Karena hanya 8 bit yang dipakai untuk network ID, dan bagian pertama dari bit-bit ini digunakan untuk mengidentifikasi bahwa address ini adalah Class A Address, maka hanya terdapat 126 Class A network yang tersedia di jaringan internet,yaitu dengan jangkauan dari 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx. Namun, tiap Class A network mampu menampung sebanyak lebih dari 16 juta hosts


Class B address

Di dalam Class B address, dua octet pertama dari IP address digunakan sebagai network ID dan dua octet kedua digunakan sebagai host ID. Sehingga, sebanyak 16.384 network di Class B tersedia. Semua Class B address berada pada jangkauan 128.xxx.yyy.zzz hingga 191.xxx.yyy.zzz. Tiap Class B address dapat mengakomodasi hingga lebih dari 65.000 hosts.


Class C address

Di dalam Class C address, tiga octet pertama digunakan untuk network ID, dan octet keempat digunakan untuk host ID. Dengan hanya 8 bit untuk host ID, tiap Class C network hanya mampu menampung sebanyak 254 hosts. Maka pada kelas C berada dalam jangkauan dari 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx.Tapi, dengan sisanya, yaitu 24 bit network ID, class C address mampu menampung hingga lebih dari 2 juta network.


Class D address

Pada jaringan IP Address kelas D, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 0. Sedangkan bit sisanya digunakan untuk grup host pada jaringan dengan range IP antara 224.0.0.0 – 239.255.255.255. IP Address Kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu pemakaian aplikasi secara bersama-sama oleh sejumlah komputer. Multicasting berfungsi untuk mengirimkan informasi pada nomor host register. Host-host dikelompokkan dengan meregistrasi atau mendaftarkan dirinya kepada router lokal dengan menggunakan alamat multicast dari range alamat IP Address kelas D. Salah satu penggunaan multicast address pada internet saat ini adalah aplikasi real time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint) dengan menggunakan Mbone (Multicast Backbone).


Class E address

Pada jaringan IP Address kelas E, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 1. IP address kelas E mempunyai range antara 240.0.0.0 – 254.255.255.255. IP Address kelas E merupakan kelas IP address eksperimen yang dipersiapkan untuk peng¬gunaan IP Address di masa yang akan datang.



ATURAN

Format penulisan IPv4 adalah x.x.x.x, Contoh: 172.16.10.1 subnetmask 255.255.0.0

Macam Alamat IP
1. Alamat Jaringan
 Alamat IP yang bagian HostID-nya berlogika 0 semua.
 Contoh:
192.168.4.0/24

2. Alamat Broadcast
 . Directed Broadcaast
Alamat IP yang bagian HostID-nya berlogika 1 semua.
 Contoh:
192.168.4.255/24
Digunakan untuk mengirim paket broadcast ke semua host
dalam jaringan oleh suatu host diluar jaringan.
 b. Limited Broadcast (255.255.255.255)
Digunakan untuk mengirim paket broadcast oleh suatu host
dalam jaringan

3. Alamat Unicast
 Alamat IP selain 1 dan 2 dalam satu jaringan.
 Contoh:
192.168.4.1/24
Setiap Host mempunyai ketiga macam alamat IP di atas. Host
dalam satu jaringan akan mempunyai alamat jaringan dan
broadcast yang samA

Penggunaan Alamat IP
1. Untuk Percobaan : 240.0.0.0 to 255.255.255.254
2. Alamat Multicast: : 224.0.0.0 to 239.255.255.255
3. Host : 0.0.0.0 to 223.255.255.255

Alamat Privat dan Publik
Privat: tidak dapat diakses atau mengakses internet secara langsung. 
Publik: dapat diakses atau mengakses secara langsung. Alamat Privat: 
a. 10.0.0.0 to 10.255.255.255 (10.0.0.0 /8)
b. 172.16.0.0 to 172.31.255.255 (172.16.0.0 /12) 
c. 192.168.0.0 to 192.168.255.255 (192.168.0.0 /16)



DAFTAR PUSTAKA


____.2020.Pengertian IPv4 https://pandi.id/mengenal-ipv4-dan-ipv6/# diakses 4 Februari 2021 pukul 9.32

Ibnu Siena S.____.Sejarah  IPv4 https://www.scribd.com/doc/25832100/Sejarah-IPv4-dan-IPv6 diakses 4 Februari 2021 pukul 09.35

Ibnu Siena S.____.Alasan Klasifikasi IPv4 https://www.scribd.com/doc/25832100/Sejarah-IPv4-dan-IPv6 diakses 4 Februari 2021 pukul 10.08

Ali Ridho S.2013.Klasifikasi IPv4 https://marstechnoo.wordpress.com/2013/06/03/klasifikasi-ip-address/# diakses 4 Februari 2021 pukul 10.06

Niko.2015.Cara Penulisan IPv4 https://www.pintarkomputer.com/faktor-yang-menjadi-perbedaan-antara-ipv4-dengan-ipv6/ diakses 4 Februari 2021 pukul 10.20

Totok Budioko.____.Macam Alamat IP https://si.akakom.ac.id/elearning/jaringan%20komputer/praktik%20jaringan%20komputer/ALamat%20IPv4.pdf diakses 4 Februari 2021 pukul 10.29






Komentar

Postingan Populer